Kunjungi juga blog pribadi admin (Myth, Sains, Health,etc) di www.oscarutomo.com

3 pohon yang bermimpi  

Posted by Oscar in

Ada 3 batang pohon yang baru saja tumbuh, terjadi percakapan antara mereka.
Pohon 1: “Kalian kalau sudah tumbuh besar ingin jadi apa?”
Pohon 2:” Aku mau jadi kereta raja atau kendaraan raja.”
Pohon 3: “ Kalau aku mau jadi singgasana raja, kamu sendiri mau jadi apa?”
Pohon 1:” Kalau aku sih maunya jadi tempat tidur raja.”

POHON 1
Suatu hari ketika mereka sudah menjadi pohon yang besar, datang seorang pengrajin kayu hendak menebang kayu. Dalam hati pohon- pohon itu mereka berharap agar jangan mereka yang ditebang. Tapi ternyata pengrajin kayu itu menebang pohon 1. Dengan hati yang lunglai pohon 1 pasrah. Oleh pengrajin kayu itu, pohon 1 dibuat menjadi sebuah kandang binatang dan sisa-sisanya dibuat menjadi tempat makan hewan atau palungan. Lalu datanglah sepasang suami istri yang istrinya sedang hamil namun tidak mendapat penginapan, ke dalam kandang itu dan melahirkan di situ dan Bayi nya ditaruh di atas palungan.

POHON 2
Datang seorang yang berbau amis mencari kayu untuk ditebang dan orang itu memilih pohon 2. Pohon 2 ditebang dengan perasaan sedih. Oleh orang itu, pohon 2 dibentuk menjadi perahu yang kemudian dipakai oleh Simon Petrus untuk menangkap ikan dan terlebih lagi dipakai YESUS untuk menyatakan kemuliaanNya serta mengajar orang banyak. Dengan perahu itu pula YESUS pergi menyeberang untuk memberitakan Kabar Keselamatan.

POHON 3
Dengan bangga pohon 3 ditebang oleh prajurit karena ia pikir akan dipakai sebagai perabotan istana. Namun setelah tahu ia dibentuk apa ia sungguh kecewa karena ia ternyata dipakai menjadi kayu salib yang digunakan untuk menghukum orang serta sebagai symbol kematian yang paling hina.
Pada akirnya pohon 1 sadar bahwa ia tidak hanya menjadi tempat tidur raja tapi juga menjadi tempat tidur RAJA di atas segala raja; pohon 2 sadar bahwa ia telah menjadi “kendaraan” RAJA di atas segala raja; dan pohon 3 sadar bahwa ia menjadi “singgasana” RAJA di atas segala raja serta menjadi symbol keselamatan.

Sering kita merasa bahwa rencana kita gagal tercapai tanpa pernah kita menyadari bahwa karena kegagalan rencana itulah ALLAH memuliakan namaNya dalam hidup kita.

This entry was posted on Sabtu, 17 Januari 2009 at 02.39 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar